Welcome To My Blog

Hope it will be useful for you.

Sebaik baik manusia

Ialah yang bermanfaat bagi yang lainnya.

Wednesday, June 26

Rumah Tangga Serap 1/3 BBM

Bahan bakar minyak bumi adalah salah satu sumber energi utama yang banyak digunakan berbagai negara di dunia pada saat ini. Kebutuhan bahan bakar ini selalu meningkat, seiring dengan penggunaannya di bidang industri maupun transportasi. Ketersediaan bahan bakar minyak bumi terbatas dan sifatnya tidak terbarukan, sehingga diprediksikan akan ada kelangkaan bahan bakar minyak. Keadaan inilah yang menimbulkan adanya krisis energi, sebuah topik yang banyak dikemukakan di dunia.
              Dua buah laporan terbaru dari Congressional Research Services (CRS) pada tahun 1985 dan 2003 kepada Komisi Energi di Konggres Amerika Serikat, menyebutkan bahwa jika tingkat penggunaan bahan bakar fosil masih terus seperti sekarang (tanpa peningkatan dalam efisiensi produksi, penemuan cadangan baru, dan peralihan ke sumber-sumber energi alternatif terbarukan), cadangan sumber energi bahan bakar fosil dunia khususnya minyak bumi, diperkirakan hanya akan cukup untuk 30-50 tahun lagi. Cadangan minyak bumi dari beberapa negara di dunia, termasuk negara-negara anggota OPEC. Sebagaimana negara-negara lain di dunia, di Indonesia sendiri kebutuhan bahan bakar minyak mengalami peningkatan. Pada tahun  2015 diperkirakan bahwa Indonesia akan menjadi negara pengimpor minyak bumi.
              Di antara produk minyak bumi, bahan bakar diesel adalah yang paling banyak digunakan, karena penggunaannya yang cukup luas pada peralatan transportasi, pertanian, mesin-mesin yang besar di pabrik, dan juga generator listrik. Secara keseluruhan, konsumsi BBM selama tahun 2004 mencapai 61,7 juta kilo liter, dengan rincian 16,2 juta kilo liter premium; 11,7 juta kilo liter minyak tanah; 26,9 juta kilo liter minyak solar; 1,1 juta kilo liter minyak diesel; dan 5,7 juta kilo liter minyak bakar

Makalah lebih lengkapnya dapat didownload di: 
download di sini


silahkan diklik, jangan lupa berkomentar..^^
 

Sunday, June 23

Aspek-Aspek Perkembangan Perilaku dan Pribadi

Perkembangan Perserta Didik umumnya harus benar-benar dikuasai oleh seorang guru, bahakn calon guru. Oleh sebab itu mata  kuliah Perkembangan Peserta Didik diwajibkan untuk setiap mahasiswa Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Perkembangan Peserta Didik mencakup Aspek-aspek Perkembangan Perilaku dan Pribadi,  Pada power point kali ini akan dijelaskan mengenai Perkembangan Penghayatan Keagamaan, Perkembangan Perilaku, Perkembangan Emosional dan Perkembangan Kepribadian. Tentunya aspek tersebut harus dikuasai oleh seorang pengajar yang notebenenya sebagai pengganti orang tua di sekolah.

.
Free Power Point Perkembangan Peserta Didik dapat didownload di: 
download di sini

silahkan diklik, jangan lupa berkomentar..^^

Friday, June 21

Makalah Pelanggaran HAM Terhadap TKI

BAB I
PENDAHULUAN

A.           Latar Belakang
Manusia selalu memiliki hak hak dasar (basic right) yang dibawa sejak lahir sebagai anugrah Tuhan yang Maha Esa. Hak ini bersifat sangat mendasar bagi hidup dan kehidupan manusia yang bersifat kodrati, yakni ia tidak bisa terlepas dari kehidupan manusia. Hak-hak dasar tersebut antara lain : 1). Hak hidup, 2). Hak untuk hidup tanpa perasaan takut dilukai atau dibunuh orang lain, 3). Hak kebebasan, 4). Hak untuk bebas, hak untuk memilih agama/kepercayaan, hak menyatakan pendapat dan sebagainya, 5). Hak kepemilikan, 6). Hak untuk memilih sesuatu.
Dalam undang-undang tentang hak asasi manusia pasal 1 dinyatakan : “Hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan dan martabat manusia.”
Hak merupakan unsur normatif yang melekat pada diri setiap manusia yang dalam penerapannya berada pada ruang lingkup hak persamaan dan hak kebebasan yang terkait dengan interaksinya antara individu atau dengan instansi. Hak juga merupakan sesuatu yang harus diperoleh. Masalah HAM adalah sesuatu hal yang sering kali dibicarakan dan dibahas terutama dalam era reformasi ini. HAM lebih dijunjung tinggi dan lebih diperhatikan dalam era reformasi dari pada era sebelum reformasi.
Dalam pemenuhan hak, terjadi begitu banyak pelanggaran HAM, diantaranya kekerasan yang terjadi pada Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Satgas TKI menyebutkan data memprihatinkan terkait nasib buruh imigtan di Arab Saudi. Selama setahun belakangan, sebanyak 600 TKI meninggal karena berbagai sebab.
Berdasarkan uraian-uraian tersebut maka penulis merasa tertarik untuk membuat makalah tentang HAM. Maka dengan ini penulis mengambil judul : “PELANGGARAN HAM TERHADAP TKI”.

Saturday, June 2

Makalah Pendidikan untuk Reformasi Sosial




BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Pendidikan yang secara luas dikenal di masyarakat adalah pendidikan dalam arti formal, yaitu pendidikan yang diterima oleh peserta didik melalui pendidik dan biasanya dilakukan pada suatu lembaga atau institusi. Dengan kata lain, esensi pendidikan (usaha sadar) mengandung makna suatu proses transaksional yang intensional, terjadi di lingkungan (sosial budaya) berstruktur yang disebut sekolah atau sejenisnya. Secara fenomenologis, Langevelt (1952) mengatakan bahwa pendidikan itu pada hakikatnya merupakan bantuan yang diberikan seseorang kepada orang lain yang sedang berusaha mencapai kedewasaannya dalam arti normatif dengan menggunakan cara berupa alat, bahasa, media.
Kata reform biasanya identik dengan pengertian improvement of what is bad or corrupt sedangkan reformation biasanya mengacu pada the act or reforming : the state of being reformed. Secara sosiologis konsep social reform didefinisikan sebagai kebijaksanaan politik dan sosial yang dijalankan dalam rangka mengatasi masalah sosial. Reformasi sosial bertujuan menata kembali struktur sosial masyarakat Indonesia melalui kajian ulang.

Dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan memegang peran yang penting. Sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan bangsa hanya akan lahir dari sistem pendidikan yang berdasarkan filosofis bangsa itu sendiri. Sistem pendidikan cangkokan dari luar tidak akan mampu memecahkan problem yang dihadapi bangsa sendiri. Oleh karena itu, upaya untuk melahirkan suatu sistem pendidikan nasional yang berwajah Indonesia dan berdasarkan Pancasila harus terus dilaksanakan dan semangat untuk itu harus terus menerus diperbaharui. Pada point inilah pendidikan sangat ditekankan untuk reformasi sosial.